Iklan Banner Atas

Buwas Terpilih Jadi Ketua Kwartir Nasional Pramuka

Rate this item
(0 votes)

JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, SABTU (29/09/2018): KOMJEN Purn. Pol. Budi Waseso (Buwas) terpilih sebagai Ketua Kwartir Nasional Pramuka masa bakti 2018-2023 dalam Musyawarah Nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (28/9).

Dalam pemilihan Buwas bersaing dengan Ketua lama Kwarnas Pramuka periode 2013-2018, Adhyaksa Dault, Yana Cahyana Anggadiredja (dosen Lembaga Pertahanan Nasional), dan Wakil Ketua Kwarnas periode 2013-2018, Susi Yuliati.

Budi Waseso terpilih menjadi ketua Kwarnas periode 2018–2023 mengalahkan dua pesaingnya yakni Adhyaksa Dault dan Prof Jana Anggadiredja melalui voting. Voting dilakukan karena tidak tercapai kemufakatan antara tiga kandidat yang dinyatakan lolos sebagai calon ketua Kwarnas.

Dalam voting tersebut, dari 35 suara yang diperebutkan, Budi Waseso meraih 19 suara, kemudian Adhyaksa Dault 14 suara, dan Prof Jana dua suara. Pemilihan tergolong ketat karena media pun tidak diizinkan meliput dalam ruangan, menunggu ketua terpilih setelah ada hasil voting.

Sebelumnya, terdapat 11 bakal calon ketua Kwarnas yang diusulkan oleh Kwartir Daerah, tetapi dalam perjalanan tahapan yang lain menyatakan mundur dan ada yang tidak memenuhi syarat. Salah satu kandidat yang menyatakan undur adalah Dede Yusuf yang merupakan anggota DPR dan juga sebagai ketua Kwarda Jawa Barat.

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Sholeh mengucapkan selamat kepada Buwas. "Kemenpora mengucapkan selamat kepada Pramuka yang sudah berhasil melaksanakan Musyawarah Nasional untuk mengoptimalkan peran pramuka dalam pembangunan karakter bangsa.  Selamat atas terpilihnya Kak Buwas sebagai Ketua Kwarnas yang baru,” kata Asrorun.

Menurut Asrorun, dengan terpilihnya Buwas, Kemenpora berharap ada sinergi antara pemerintah dengan Kwarnas Pramuka dalam membangun karakter bangsa melalui Pramuka. Terlebih Pramuka merupakan salah satu instrumen strategis dalam pembangunan sumber daya manusia unggul, beriman,  bertakwa, dan berkarakter.

Niam juga mengucapkan selamat kepada Gerakan Pramuka yang sudah berhasil melaksanakan Musyawarah Nasional untuk mengoptimalkan Pramuka dalam pembangunan karakter bangsa. Gerakan Pramuka merupakan salah satu instrumen strategis dalam pembangunan sumber daya manusia unggul, beriman, bertakwa, dan berkarakter.

Budi Waseso yang ditemui setelah pemilihan, menyebut proses pemilihan berjalan dengan baik, melalui voting dan fer, tidak ada permasalahan. “Intinya, hari ini, saya mendapat kepercayaan menjadi ketua Kwarnas, untuk masa bakti saya 2018– 2023. Artinya sekarang, saya ingin menyatukan kembali, tadi ada tiga kelompok pendukung, baik pendukung Pak Adhyaksa, Ka Jana, dan pendukung saya, tentunya tidak ada lagi perbedaan, tetap kita jadi satu, tetap kita Pramuka” jelasnya.

Dia berjanji ke depan akan menjadikan Pramuka, yang saat ini baik, menjadi lebih baik lagi. “Kita bangun (Pramuka) lebih baik bareng-bareng. Ini semua saya sudah satukan, sudahlah. Mari kita bergabung, satukan visi misi kita ke depan.

Pramuka Indonesia yang begitu besar, kita harus bisa menjadi andalan, menjadi motor, baik di dalam negeri, maupun di luar negeri. Itu yang saya harapkan” harap Budi Waseso. Sementara itu, menanggapi tudingan adanya intervensi oknum intel terhadap Ketua-Ketua Kwarda untuk memilih salah satu calon, Budi Waseso membantah dan mengklarifikasi hal tersebut.

“Saya kira tidak, tadi jalannya (pemilihan) fer ya. Semua bisa menyampaikan pendapat, jadi tidak ada itu (intervensi) terbantah semuanya,” tegas mantan Kepala BNN. (FAH)


Read 17 times