Sunday, October 21, 2018

Iklan Banner Atas
Ifah

Ifah

Ahmad Dhani Dicekal

Published in Lifestyle Oktober 21 2018 0

JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): MUSISI Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani dicekal. Status cegah tangkal itu diajukan Polda Jatim ke pihak Imigrasi. Hal itu menyusul ditetapkannya Dhani sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik terkait video viral dirinya yang menyebut massa peserta aksi yang kontra dengan #2019GantiPresiden sebagai “idiot”.

“(Status cekal) sudah diajukan oleh Polda Jatim ke Kanwil Imigrasi Surabaya,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo Brigjen, Sabtu (20/10/2018).

Sebelumnya, Polda Jawa Timur resmi menetapkan status tersangka terhadap Ahmad Dhani dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Ketua Koalisi Elemen Bela (KEB) NKRI, Edi Firmanto, salah satu elemen massa penolak Deklarasi #2019GantiPresiden.

Gara-gara melontarkan kata Banser Idiot, musisi Ahmad Dhani Prasetyo dilaporkan polisi. Setelah melalui proses panjang pemeriksaan saksi, saksi ahli dan barang bukti, kini Penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Distreskrimsus) Polda Jatim menetapkan status hukum terhadap Ahmad Dhani Prasetyo sebagai tersangka pencemaran nama baik yang ancaman hukumannya 6 tahun penjara denda Rp 1 Miliar.

Polda Jatim telah memanggil Ahmad Dhani. Sayangnya Dhani tidak hadir alias mangkir. “Tidak datang (Ahmad Dhani) karena alasan tidak pasti. Polda akan memanggil lagi, jika tiga kali tak hadir sesuai aturan akan dipanggil paksa,” tandas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Kamis (18/10).

Barung mengungkapkan, suami Mulan Jameela itu dijerat Pasal 28 Ayat (2) Jo 45A ayat (2) dan atau 27 Ayat (3) serta Pasal 45 ayat (3) Undang undang Nomor 19 Tahun 2016.

Sebelumnya Ahmad Dhani dilaporkan Banser terkait videonya menyebut Banser idiot. Lontaran kalimat itu dibuat Ahmad Dhani saat menginap di Hotel Majapahit Surabaya pada Minggu (26/8). Tak terima dengan tudingan itu, Ketua KEB-NKRI, Edi Firmanto pada Kamis (30/8) membuat laporan ke Polda Jatim. Laporan itu merupakan puncak dari tuntutan permintaan maaf tak kunjung disampaikan Dhani.

Sebelumnya Ahmad Dhani juga diseret ke pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena didakwa Jaksa melakukan penyebaran ujaran kebencian pada akhir Maret 2018. Dhani dituduh melanggar Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Pada 6 Maret 2017, Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dhani juga dianggap telah menuliskan pernyataan bersifat sarkastis melalui akun Twitter-nya dalam rentang waktu Februari hingga Maret 2017.

Polda Jatim sendiri telah memeriksa 10 orang saksi serta lima orang ahli sebelum akhirnya menetapkan Dhani sebagai tersangka. Polisi pun menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ahmad Dhani dalam statusnya sebagai tersangka pada pekan depan. Namun, penyanyi kelahiran Surabaya itu mangkir hadiri pemeriksaan. (FAH)





SEMARANG, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): KETIKA berwisata ke kota Semarang, Jawa Tengah jangan pernah terlewatkan dengan destinasi kuliner yang wajib dikunjungi, dicoba bahkan dibeli untuk oleh-oleh. Kuliner itu Lumpia Gang Lombok di kawasan Pecinan, merupakan khas Semarang dan paling ramai, ngetop disambangi wisatawan juga rasanya paling menohok dibanding lumpia serupa yang tersebar di tempat lainnya.

Lumpia Semarang di Gang Lombok ini, seperti diunduh laman Bisniswisata.co.id, Ahad (21/10/2018) sudah tutup mulai jam 16.00 WIB. Alasannya sederhana saja, lumpia yang dijual sudah habis. Jadi, Anda tentu bisa membayangkan seperti apa laris manisnya lumpia satu ini.

Lumpia di Gang Lombok disebut sebagai lumpia Semarang pertama. Ada pun pengelola saat ini penerus generasi ketiga dari Siem Swie Kiem. Keluarga inilah yang dikenal sebagai pelopor lumpia Semarang. Lokasi Lumpia Gang Lombok ini persis bersebelahan dengan klenteng tua berusia 2,5 abad yakni Klenteng Tay Kak Sie.

Ada dua jenis lumpia yang ditawatkan. Lumpia basah dan lumpiah goreng. Nggak bisa dipungkiri lumpia yang sangat laku dan sudah cepat habis adalah lumpia goreng. Kedua makanan ini sama-sama disajikan dengan selada dan saus khas Semarang yang kental, dengan daun bawang yang segar.

Lumpia basah dengan isian rebung, udang, pihi, dan orak-arik telur ini dibungkus kulit lumpia yang kenyal tanpa digoreng. Ukuran Lumpia Gang Lombok ini bisa dibilang cukup besar dibandingkan lumpia pada umumnya.

Meskipun begitu ukuran ini juga sesuai dengan satuan harga yang diberikan untuk satu lumpia saja seharga Rp15,000. Jadi, untuk dua lumpia saja Anda harus menggelontorkan Rp30,000.

Lumpia Gang Lombok disajikan dengan cabe rawit, dan juga daun bawang untuk menambang rasa pedas sesuai keinginan. Cocolan saus dibuat dari tepung maizena, kecap, dan bawang putih. Alhasil, cita rasa yang diberikan sangat unik di lidah, karena saus yang tidak manis ataupun terlalu asin.

Lumpia ini juga tidak memiliki aroma rebung yang pesing dan langu. Hal ini dikarenakan proses pencucian rebung dilakukan berulang kami guna menghilangkan bau amis rebung.

Akibatnya banyaknya pelanggan ataupun pelancong yang memburu lumpia ini, pengelola mulai memberikan kesempatan untuk bisa dibawa pulang. Apalagi, lokasi warung lumpia ini tidak terlalu besar untuk menampung ramainya pembeli lumpia setiap hari.

Jika Anda tertarik mencobanya, catat alamatnya di Jalan Gang Lombok Nomor 11, Purwodinatan, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah. Pastikan Anda bisa datang di atas jam 16.00 WIB ya, supaya tidak kehabisan. (BIS)


JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): TIMNAS Indonesia U-19 tak gentar menghadapi Qatar, dan wajib menang pada laga kedua Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (21/10/2018).

Setelah meraih kemenangan atas Taiwan di pertandingan pertama, Indonesia berambisi merebut kemenangan kedua melawan Qatar untuk memastikan langkah ke perempat final Piala Asia U-19 2018. Inilah prediksi hasil Timnas Indonesia U-19 vs Qatar

Lini belakang seperti jadi momok bagi Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 2018. Hal itu terlihat dari gol yang dicetak Taiwan di pertandingan pertama karena kelengahan lini belakang. Untuk bisa menjaga asa lolos ke Piala Dunia U-20 2019, Indonesia perlu konsentrasi penuh dan meningkatkan komunikasi di sektor pertahanan.

Duel melawan Qatar sejatinya menjadi pertarungan yang seimbang untuk Indonesia. Hanya saja, ketangguhan di lini serang harus bisa diimbangi dengan kesolidan dan kedisiplinan barisan pertahanan. Skuat Garuda Nusantara memiliki banyak opsi dalam melakukan serangan ke pertahanan lawan, tetapi di saat yang bersamaan lini belakang tidak boleh melakukan kesalahan elementer.

Qatar merupakan lawan yang lebih tangguh dibanding Taiwan. Meskipun kalah di pertandingan pertama dari Uni Emirat Arab, Qatar tetap berbahaya untuk Indonesia. Saya memprediksi Timnas Indonesia U-19 bisa menang 2-1 atas Qatar jika bisa fokus dan tenang di lini belakang.

Padukan Garuda Nusantara bakal menghadapai lawan lebih berat di fase grup, yakni Qatar. Tim asal Timur Tengah ini punya kolektivitas tim yang solid ditunjang dengan postur yang cukup ideal.

Meski demikian Indonesia yang punya kecepatan dari kaki Saddil Ramdani dan Egy Maulana Vikri yang berpotensi merusak pertahanan ketat Qatar. Saya prediksi Timnas Indonesia U-19 menang tipis minimal dengan skor 2-1 atas Qatar.

Qatar akan jadi lawan yang lebih sengit daripada Taiwan bagi Timnas Indonesia U-19. Terlebih Indonesia selalu kesulitan menghadapi tim-tim dari Timur Tengah.

Indonesia tidak boleh lengah seperti saat melawan Taiwan. Pasalnya, Qatar memiliki lini serang yang lebih bagus daripada Taiwan. Jika mampu memastikan lini belakang solid, pasukan Indra Sjafri tinggal berharap lini depan Indonesia bisa lebih jeli dalam memanfaatkan peluang.

Egy Maulana tidak dipungkiri lagi akan jadi andalan Indonesia. Jika Egy dalam penampilan terbaiknya, Indonesia bisa meraih kemenangan 2-1 atas Qatar. Di baik kemenangan atas Taiwan di laga perdana, Timnas Indonesia U-19 masih menyimpan sejumlah kelemahan, termasuk koordinasi di lini belakang.

Koordinasi lini belakang ini yang harus ditingkatkan mengingat Qatar punya kualitas di atas Taiwan. Bila lini belakang sudah menampilkan koordinasi yang baik, maka Timnas Indonesia U-19 punya kesempatan untuk mengambil poin di laga ini.

Indra Sjafri juga harus menentukan pola serangan di lini depan, termasuk penempatan pemain-pemainnya. Indra pasti sudah mendapatkan gambaran dari laga perdana. Skor imbang 1-1 jadi hasil akhir laga ini.

Timnas Indonesia U-19 harus memainkan sepak bola dengan kecepatan dan kombinasi bola dari kaki ke kaki untuk mencetak gol. Sementara ketika kehilangan bola, Firza Andika dan kawan -kawan wajib fokus mengantisipasi permainan text book ala Timur Tengah ketika menghadapi Qatar pada laga kedua fase grup Piala Asia U-19.

Skuat Garuda Nusantara yang kerap kesulitan membongkar pertahanan lawan ketika membangun serangan dari bawah dapat bermain agresif di lini tengah untuk merebut bola dan melakukan serangan mendadak seperti ketika mencetak gol pertama ke gawang Taiwan. (NNG)


 


JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): SEBANYAK  38  pejabat perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama) di wilayah hukum Polda Metro Jaya dirotasi. Rotasi berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/946/X/KEP/2018 pada 19 Oktober 2018, yang ditandatangani Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengatakan rotasi itu adalah biasa dilakukan Polri. Di mana, rotasi dilakukan melalui mekanisme yang berlaku. "Oh biasa saja, karena ada beberapa anggota yang mutasi promosi menjadi kapolres sudah tentu ada kekosongan yang harus diisi oleh perwira lain. Semua mutasi dilakukan sesuai mekanisme wanjak dan usulan kasatker tentunya," kata Idham, seperti dikutip Liputan6.com, Ahad (21/10/2018).

Menurut dia, rotasi ini juga untuk meningkatkan kinerja di wilayah hukum Polda Metro Jaya. "Hal itu biasa untuk penyegaran organisasi dan untuk meningkatkan kinerja di wilayah hukum Polda Metro," ujar Idham.

Berikut nama-nama pejabat Polda Metro Jaya yang dirotasi:

1. Kompol Handi Zusen, Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan dari Polda Maluku) diangkat jabatan baru Kasubdit Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
2. AKBP Tumpak Simangunsong penyidik Madya 2 Diresnarkoba Polda Metro Jaya diangkat jabatan baru sebagai Kapolsek Setiabudi Jakarta Selatan.
3. AKBP Bambang Supratmono Kasiaga 3 Bagdalops Roppos Polda Metro Jaya diangkat jabatan baru sebagai Penyidik Madya 2 Diresnarkoba Polda Metro Jaya.
4. Kompol Andi Sinjaya Kanit 2 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jaya
5. Kompol Buntoro Kasat Reskrim Polres Depok diangkat menjadi Kanit 2 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya

6. Kompol Deddy Kurniawan Kapolsek Serpong diangkat jabatan baru sebagai Kasat Reskrim Polres Depok
7. Kompol Stephanus Luckyto Andry Wicaksono Kapolsek Kelapa Dua menjadi Kapolsek Serpong
8. Kompol Effendi Kapolsek Koja diangkat jabatan baru sebagai Kapolsek Kelapa Dua.
9. Kompol Budi Cahyono Kanit2 Subdit 2 Diresnarkoba Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kapolsek Koja.
10. Kompol Ahrie Sinta Panen Polda Metro Jaya (Pindahan dari Lemdiklat Polri) diangkat jabatan baru Kanit 2 Subdit 2 Diresnarkoba Polda Metro Jaya

11. Kompol Ach Imam Rifai penyidik Madya Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menjadi jabatan baru Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara.
12. Kompol Dery Agung Wijaya Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan dari Polda Papua Barat) diangkat jabatan baru sebagai Kasat Reskrim Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.
13. AKBP I Nengah Adi Putra Kasubdit Gasum Sabhara Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat.
14. AKBP Jasalmon Sihombing Analis KebuakanMuda Bidang Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kasubdit Gasum Sabhara Polda Metro Jaya.
15. AKBP Slamet Haryono Kasatintelkam Polres Metro Bekasi Kota diangkat menjadi Kasubditfasharkan Ditpolnr Polda Metro Jaya.

16. AKBP Priyono Kasatbinmas Polres Metro Jakarta Selatan diangkat menjadi Kasatintelkam Polres Metro Bekasi Kota.
17. AKBP Wahyu Budiman Kasiaga 2 Bagdalops Roppos Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kasatbinmas Polres Metro Jakarta Selatan.
18. Kompol Ngadiman Kanit 2 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kasiaga 2 Bagdalops Roppos Polda Metro Jaya.
19. Kompol Dhany Aryanoa Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan Divhubinter Polri) diangkat menjadi Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
20. AKBP Randi Ariana Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan dari Baintelkam) diangkat menjadi Kasubbid 3 Ditintelkam Polda Metro Jaya

21. AKBP Nurfaidah Djafar Kabagsumda Polres Metro Jakarta Selatan diangkat menjadi Bidhumas Polda Metro Jaya.
22. AKBP Nurman Surachman Kabagsumda Polres Metro Jakarta Timur diangkat menjadi Kabagsumda Polres Metro Jakarta Selatan.
23. AKBP Yulia Hutasuhut, Kasubb D Pid Bid Humas Polda Metro Jaya, diangkat menjadi Kabagsumda Polres Metro Jakarta Timur.
24. Kompol Alip, sebelumnya menjabat Kasubbagsarpras Bagsumda Polres Metro Jakarta Selatan, diangkat menjadi Kasubbagstrabang Bagstrajemen Rorena Polda Metro Jaya.
25. Kompol Prayitno, sebelumnya Kapolsek Cilandak, diangkat sebagai KasubbagSarpras Bagsumda Polres Metro Jakarta Selatan.

26. Kompol Tatang, sebelumnya Wakasatpamwal Ditlantas Polda Metro jaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Cilandak.
27. Kompol Kasto, sebelumnya Kasubbagrohjas Bagwatpers Ro SDM Polda Metro Jaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakasat Pamwal Ditlantas Polda Metro Jaya.
28. Kompol Joko Karjito, Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan dari SSDM Polri), diangkat menjadi Kasubbagrohjas Bagwatpers RO SDM Polda Metro Jaya.
29. Kompol Yusri Nawawi, sebelumnya Kanit 1 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya dimutasi menjadi Pamen Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam rangka pensiun.
30. AKP Alrasyidin Fajri, sebelumnya Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, diangkat menjadi PS Kanit 1 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

31. Iptu Edy Suprayitno, sebelumnya Kanitdik 2 Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, diangkat dalam jabatan baru sebagai PS Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
32. Kompol Heri Sucitro, sebelumnya menjabat Kasubbagpers Bagsumda Polres Metro Jakarta barat, diangkat jabatannya menjadi Anaus Kebijakan Pertama Polres Metro Bekasi.
33. Kompol Sugijati, sebelumnya Kanit 3 Satpamwal Ditlantas Polda Metro Jaya, diangkat jabatan baru sebagai Kasubbag Pers Bagsumda Polres Metro Jakarta Barat.
34. Kompol Agung Wuryanto, sebelumnya Kasatlantas Polresta Bandara Soetta, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 3 Satpamwal Ditlantas Polda Metro Jaya.

35. AKP Argadija, sebelumnya Kanit 15 Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, diangkat menjadi PS Kasatlantas Polresta Bandara Soetta.
36. AKP Dicky Dwi Priambudi Arief Sutarman, sebelumnya Panit 1 Unit 3 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya, diangkat menjadi Kanit 15 Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya.
37. Iptu Suprapto, Pamin 15 Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit Lantas Polsek Tanjung Duren Satlantas Polres Metro Jakarta Barat.
38. Ipda Erik Alfianto, Panit 23 Satgatur Ditlantas Polda Metro Jaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Pamin 15 Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya. (IPA)


JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): BARESKRIM Polri mengungkap, peredaran narkoba di Tanah Air meningkat pada pekan ketiga Oktober 2018. Tercatat, ada 869 kasus yang ditangani kepolisian atau meningkat enam persen pada pekan sebelumnya yakni 825 perkara.

"Untuk tersangkanya juga mengalami kenaikan, dari 1.050 orang menjadi 1.144 orang (naik 9 persen)," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto melalui keterangan tertulis, Jakarta, Ahad (21/10/2018).

Bukan itu saja, barang bukti yang disita pada periode ini juga mengalami peningkatan. Antara lain, narkoba jenis ganja yang pada periode sebelumnya sebanyak 6.065.039,31 gram, saat ini meningkat 30 persen menjadi 7.889.318,36 gram.

Narkoba jenis sabu juga mengalami kenaikan dari total 30.696,61 gram menjadi 61.196,6 gram yang berhasil disita. Angka tersebut naik sekitar 100 persen. Sementara narkoba jenis ekstasi meningkat dari jumlah 2.396 butir menjadi 8.779 butir. "Tembakau Gorilla mengalami kenaikan dari 13,63 gram menjadi 168,87 gram, naik 1.145 persen," tuturnya.

Namun, barang bukti narkoba jenis heroin yang ditemukan pada periode ini menurun 100 persen dari jumlah sebelumnya 1,38 gram. Sementara wilayah dengan tingkat kerawanan peredaran narkoba masih didominasi Polda Metro Jaya dengan penanganan 114 kasus. "Disusul Polda Jawa Timur sebanyak 109 kasus dan Polda Sumatera Utara 103 kasus," ucap Eko.

Badan Nasional Narkotika (BNN) mengungkapkan jalur paling rawan untuk menyelundupkan narkoba ke berbagai daerah di Indonesia adalah laut. Hal ini karena sekitar 90 persen dari total kasus yang terungkap, para pelaku menggunakan jalur tersebut.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari mengatakan, laut adalah jalur yang paling sering untuk menyelundupkan narkoba, bukan hanya di Indonesia, melainkan juga terjadi di berbagai negara lainnya. "Dari data, 80 persen penyelundupan narkotika di dunia gunakan jalur laut, sementara di Indonesia mencapai 90 persen," ujar Arman.

Ia mengakui banyaknya pelabuhan tikus di sejumlah pantai di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara dan Aceh. Untuk itu, kata Arman, pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Bea Cukai maupun Angkatan Laut dalam upaya pengawasan terhadap berbagai pelabuhan tikus tersebut.

Pihaknya juga memanfaatkan para nelayan untuk turut mengawasi jalur-jalur yang kemungkinan digunakan sindikat untuk menyelundupkan barang haram narkoba tersebut. "Memang banyak pelabuhan tikus. Inilah yang harus ditingkatkan pengawasannya. Kami juga memanfaatkan nelayan untuk turut mengawasinya dan menginformasikan jika ada yang mencurigakan," ucap Arman. (IPE)


Miliarder Afrika Diculik

Published in International Oktober 21 2018 0

TANZANIA, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): MOHAMMED Dewji, yang masuk dalam daftar anak muda terkaya di Afrika diculik di jalan di luar hotel megah di Tanzania. Pihak kepolisian Tanzania mengatakan pada Sabtu (20/10) bahwa sang miliarder  telah kembali ke rumah dengan selamat setelah diculik sepekan lalu.

Dewji berusia 43 tahun dan adalah pimpinan METL Group. Forbes memperkirakan kekayaannya senilai 1,5 miliar dolar AS dan membuatnya pria terkaya ke-17 dan miliarder termuda.

Keluarga Dewji telah menawarkan hadiah 1 miliar shilling Tanzania atau setara 440 ribu dolar AS (setara Rp 6,6 miliar) bagi informasi yang mengarah kepada pembebasannya. Namun, tak diketahui jelas berapa banyak uang tebusan yang dituntut para penculiknya.

"Saya sudah kembali dengan selamat," demikian dinyatakan METL Group yang mengutip dia di Twitter, tanpa memberi rincian lebih lanjut tentang bagaimana dia dibebaskan atau lepas dari para penculiknya.

Perusahaan itu juga mengutipnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada mereka yang sudah bekerja bagi pembebasannya, termasuk kepolisian. Dewji pernah menjadi anggota parlemen. Penculikannya telah menimbulkan kekhawatiran di negara Afrika Timur itu karena dia adalah salah seorang pengusaha terkemuka.

METL Group bergerak di berbagai usaha mulai dari manufaktur, perkebunan, transportasi, prasarana, pemrosesan pertanian dan telekomunikasi di 11 negara Afrika.

Lazaro Mambosasa, panglima kepolisian Dar Es Salaam, mengatakan kepada Reuters bahwa Dewji dilepaskan oleh para penculiknya di kawasan Gymkhana kota itu sekitar pukul 2:30 pagi waktu setempat. Sebelum diculik, Dewji bermaksud melakukan olahraga pagi di Dar Eas Salaam, ibu kota komersial Tanzania pekan lalu.

Menurut Mambosasa, Dewji telah disekap di sebuah rumah di satu kawasan tempat polisi melakukan pencarian sebagai bagian dari investigasi rumah-ke-rumah. "Kaki dan tangannya diikat dan wajahnya ditutup sehingga ia tak bisa melihat. Dia tidak dapat mengenali para penculik selama dalam masa penculikan," ujar Mambosasa.

Ia menambahkan, Dewji tak mengalami cedera kecuali tangan dan kakinya memar akibat diikat. "Dia mengatakan kepada kami bahwa mereka memperlakukannya sangat baik dan memberinya makan," kata dia. (NNG)





JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): NASIB malang menimpa seorang remaja berinisial RR (17). Warga Jalan Cilobak Raya Depok, tewas dibacok sekelompok pemuda dan diduga menjadi korban salah sasaran. 

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban pulang dengan sepeda motor usai menonton pertandingan futsal di daerah lebak Bulus pada Sabtu (20/10) dini hari, dibonceng oleh rekannya Muhammad Afrizal.

Saat melintasi Pangkalan Golf Jalan Punak, Pangkalan Jati, Cinere, Kota Depok, tiba-tiba saja sekelompok pemuda menyerang, dan salah satunya membacok punggung korban hingga tembus ke dada.

“Diduga korban salah sasaran. Saksi-saksi yang juga temannya, sempat membawa korban ke RS Fatmawati. Namun dalam perawatan, korban meninggal dunia,” ujar anggota Bhabinkamtibmas Pangkalan Jati Aiptu Subendi seperti dikutip laman NTMC Polri di Jakarta, Minggu (21/10/2018).

Kapolsek Limo Kompol Muhamad Iskandar, diduga pelaku berasal dari SMK di wilayah Jakarta Selatan. “Kemungkinan para pelaku yang menyerang korban sudah menunggu lawannya di lokasi, janjian lewat media sosial untuk tawuran. Kami menduga para pelaku pelajar SMK berasal dari Jakarta Selatan,” ucapnya. (IPH)


JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): JOKO WIDODO alias Jokowi menyebut "alhamdulillah" saat mengetahui namanya masuk dalam daftar tokoh muslim berpengaruh di dunia tahun 2019. Saat dikonfirmasi oleh jurnalis seusai berkunjung ke Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/10/2018), Presiden mengatakan bahwa penghargaan tersebut untuk seluruh masyarakat Indonesia.

"Alhamdulillah, saya kira sebuah penghargaan untuk kita semuanya, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia," kata Presiden sebagaimana disampaikan tertulis oleh Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Ahad (21/10).

Presiden Jokowi memang tercatat kembali masuk dalam daftar "Top 50" sama seperti tahun sebelumnya. Namun lebih lanjut, Presiden mengatakan bahwa dirinya akan tetap fokus bekerja. "Tapi saya tetap terus akan bekerja apa adanya, seperti biasanya," ucap kepala negara yang pernah menjabat Walikota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta.

Adapun daftar tokoh muslim dunia paling berpengaruh tahun 2019 dikeluarkan oleh Pusat Studi Strategi Islam, lembaga riset mandiri yang berlokasi di Amman, Yordania. Terdapat sekitar 1,9 miliar umat muslim di dunia hingga hari ini atau mencapai 24,7 persen dari populasi dunia, hampir menyentuh seperempat jumlah manusia.

Presiden Indonesia Joko Widodo, berada pada posisi ke-16, sementara Said Aqil Siradj berada di nomor 20. Para tokoh yang dimuat itu dinilai oleh pusat studi antara lain akademisi keagamaan yang langsung menangani umat muslim dan mempengaruhi kepercayaannya maupun pejabat pemerintahan di dunia yang meregulasi faktor sosial dan ekonomi di masing-masing negara, serta para artis yang membuat budaya popular.

Terdapat 13 kategori individu muslim yang tercakup dalam buku tersebut, yakni akademisi bidang agama, politisi, pejabat urusan agama, ustad dan pembimbing agama, pegiat sektor filantrofis/amal dan pembangunan, isu sosial, bisnis, iptek, seni dan budaya, pelantun Al Quran, media, bintang olahraga dan selebriti, maupun ekstrimis. (MUS)




MEDAN, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): GRANAT (Gerakan Nasional Antinarkotika) Sumatera Utara (Sumut) mendesak Polda Sumut mengawasi ekstra ketat terhadap perairan di daerah Sumut karena sering dijadikan tempat penyelundupan narkoba dari Malaysia. Kondisi perairan Sumut semakin rawan penyelundupan.

"Saat ini, perairan Sumatera Utara cukup rawan, dan dijadikan lokasi memasok narkotika jaringan internasional," kata Ketua DPD Gerakan Nasional Antinarkotika (Granat) Sumut H Hamdani Harahap, di Medan, Minggu (21/10).

Selama ini, menurut dia, narkoba dari luar negeri itu masuk melalui perairan Tanjung Balai Asahan dan perairan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. "Namun kini, sudah mulai beralih melalui Pantai Pane, Kabupaten Labuhan Batu, dan mungkin ke depan berubah lagi daerah lain di wilayah Sumut," ujar Hamdani.

Ia mengatakan, perubahan tempat penyelundupan narkoba tersebut, merupakan strategi dilakukan bandar narkoba untuk mengelabui petugas. Sehingga, dia menjelaskan, Polda Sumut, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI-AL, Bea dan Cukai, dan institusi terkait lainnya jangan sampai terkecoh dengan apa yang dilakukan gembong narkoba. (FAH)


JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, JUMAT (19/10/2018): JURU Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, menuturkan, pihaknya kini fokus terhadap pertanggungjawaban perorangan terkait kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Jika nanti ditemukan bukti yang mengarah pada kejahatan korporasi, barulah KPK akan mencermatinya lebih lanjut.

"KPK tentu saja fokus terlebih dahulu terhadap pertanggungjawaban perorangan. Kalau nanti ditemukan bukti-bukti mengarah pada kejahatan korporasi, tentu kami akan mencermati," ujar Febri di Jakarta, Jumat (19/10).

Terkait dengan pertanggungjawaban korporasi, kata Febri, undang-undang sebenarnya mengatur pertanggungjawaban tersebut secara jelas, termasuk bagaimana syarat-syaratnya.

Ia juga menerangkan, KPK sebelumnya sudah beberapa kali menangani perkara korporasi baik korupsi ataupun pencucian uang. "Ini juga peringatan bagi korporasi-korporasi lain jangan sampai menyerahkan uang pada penyelenggara negara," katanya.

Dengan digiringnya kasus suap Meikarta ini, bos Lippo Group James Riady pun terancam ditahan dengan alasannya sebagai pimpnan mengetahui seluk belum tentang management dan keuangan Meikarta. "Ya nanti tinggal tunggu hasil penyelidikan penyidik KPK," paparnya.

Pada Senin (15/10), KPK menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Operasional (DirOps) Lippo Group, Billy Sindoro (BS) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta. Selain Neneng dan Billy, KPK juga menetapkan tujuh orang lainnya.

Mereka, yakni dua konsultan Lippo Group, Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group, Henry Jasmen (HJ). Kemudian, Kepala Dinas PUPR Bekasi, Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi, Sahat ?MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi, Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi (NR).

Neneng Hasanah dan anak buahnya diduga menerima hadiah atau janji dari pengusaha terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta . Diduga pemberian terkait izin proyek seluas total 774 ha itu dibagi ke dalam 3 tahap, yaitu tahap pertama 84,6 ha, tahap kedua 252,6 ha dan tahap ketiga 101,5 ha.

Pemberian dalam perkara ini diduga sebagai bagian dari komitmen fee fase proyek pertama dan bukan pemberian yang pertama dari total komitmen Rp 13 miliar, melalui sejumlah Dinas, yaitu: Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Damkar, dan DPM-PPT.

KPK menduga realisasi pemberiaan sampai saat ini adalah sekitar Rp 7 miliar melalui beberapa kepala dinas, yaitu pemberian pada bulan April, Mei dan Juni 2018. Keterkaitan sejumlah dinas dalam proses perizinan karena proyek tersebut cukup kompleks.

Megaproyek Meikarta memlliki rencana pembangunan apartemen, pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga tempat pendidikan. Karena itu, dibutuhkan banyak perizinan, di antaranya rekomendasi penanggulangan kebakaran, amdal, banjir, tempat sampat, hingga Iahan makam.

Sebagai pihak yang diduga pemberi suap, Billy, Taryadi, Fitra dan Henry Jasmen disangkakan melanggar Pasal? 5 ayat (1) huruf huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara yang diduga menerima suap, Neneng, Jamaludin, Sahat, Dewi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Neneng mendapat pasal tambahan yakni diduga penerima gratifikasi dan disangkakan melanggar Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (MUS)


Halaman 1 dari 185