Iklan Banner Atas

Brigadir Jenderal Polisi Drs. Jodie Rooseto (Pemimpin Yang Murah Senyum, Sapa Dan Salam)

Published in Profil Tokoh Written by  Januari 31 2012 font size decrease font size increase font size 320
Rate this item
(0 votes)

Lampung, javanewsonline.com, 31/01/2012 - Moto "Senyum, Salam, dan Sapa" yang diterapkan Kapolda Lampung, Brigjen Pol. Jodie Rooseto dalam mengayomi masyarakat. Moto itu selaras dengan program "Sejuta Kawan" yang digulirkan saat ia menjabat Kapolda Lampung beberapa bulan lalu. Jodie terlihat antusias memperhatikan masyarakat dengan tidak segan-segan turun langsung mengecek kepastian pengamanan yang dilakukan anggotanya.

Kesederhanaan, perhatian, ramah, santun, dan tegas, sikap seperti ini yang ada dalam sosok Jodie yang diterapkan kepada anak buahnya bukan hanya lewat kata tapi diwujudkan dengan perbuatan.

Jodie tidak segan-segan memijit punggung anak buahnya usai melakukan olahraga bersama sehingga membuat anak buahnya tersipu malu dan tidak menyangka komandan mereka sangat dekat dan familiar.

Menjadi Polisi sebenarnya bukanlah cita-citanya sejak kecil. Tapi karena keinginan untuk menciptakan masyarakat yang aman dan tenteram akhirnya membuatnya membuatnya mencintai korp baju coklat ini.

Jodie berasal dari keluarga tentara. Dengan didikan yang tegas dan peduli terhadap masyarakat, menjadikan dalam dirinya mengalir darah seorang untuk mempertahankan NKRI.

Jodie menceritakan, pada saat mencoba daftar Akabri bersama adiknya, dirinya berharap masuk angkatan darat. Tetapi, saat pengumuman, ia masuk anggota Polri. Sedangkan adiknya masuk angkatan darat.

"Saat saya tes psikotes. Dari hasilnya itu saya mungkin dianggap lebih cocok masuk Polisi. Kalau cita-cita sejak kecil saya mau jadi tentara tapi Allah memberikan jalan kepada saya untuk menjadi Polisi dan saya sangat bangga dan bersyukur jadi Polisi," ujarnya.

Jodie melanjutkan, sejak menjabat sebagai Kapolda Lampung, ia ingin mewujudkan Polisi yang santun bertutur dan sopan serta bijak bertindak.

"Ketika saya ke Polres, saya selalu bilang seperti itu. Saya berharap Polisi sekarang cukup santun bertutur bahasanya. Wajahnya selalu berseri-seri dan senyum, serta sense of humor-nya harus tinggi. Jangan menampilkan tampang seram, cemberut, dan bicara nggak santun," ujarnya.

Dampak dari santun tersebut, akan mengambil keputusan dengan bijak. Jodie mencontohkan, jika ada seorang ibu bersanggul tidak pakai helm jangan ditilang, karena bersanggul jadi tidak bisa pakai helm.

Selanjutnya rombongan pengajian pakai peci haji menggunakan bak terbuka juga jangan ditilang, itu tidak bijak bertindak. Dua konsep itu yang harus dipegang Polisi, yaitu pengambilan keputusan dengan bijaksana.

"Saya tidak bosan-bosan menyerukan itu kepada jajaran saya, karena saya lihat Polisi pasang muka cemberut. Jika Polisi pasang muka cemberut, akan susah merebut hati masyarakat dengan cara seperti itu. Kalau memasang muka dengan senyuman, pasti masyarakat senang dan cinta kepada Polisi," bebernya.

Sebagai pemimpin, sambung Jodie, dirinya selalu datang pagi dengan wajah yang senyum dan menyalami anggotanya. Hal tersebut agar anggota dapat mencontoh dirinya, mengingat Polda sifatnya tidak penuh operasional, sehingga dirinya menyempatkan diri mengunjungi Polres-Polres tanpa memberitahu pihak Polres.

"Kalau mau ke Polres, saya tidak pernah memberitahu siapa-siapa. Kalau diberi tahu, maka semua akan disiapkan dengan baik. Saya tidak mau seperti itu. Saya jalan keluar saja tidak pakai mobil dinas. Saya menggunakan mobil lain," ujarnya.

Untuk penerapan program "Sejuta Kawan", Kapolda Lampung ini lebih memprioritaskan dengan memperkuat anggota Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang terjun langsung ke warga guna mencari informasi dan mengayomi warga yang ada di daerah Lampung.

Konsep "Sejuta Kawan" sehingga rasa percaya masyarakat terhadap Polisi harus dijaga. Sebab tanpa dukungan rakyat, aparat Polisi tidak ada apa-apa. Jumlah Polisi itu sedikit, tanpa ada warga yang melapor, Polisi tidak tahu ada sebuah kejahatan.

Berikut profil lengkap Brigadir Jenderal Polisi Drs. Jodie Rooseto :

Brigjend Pol. Drs. Jodie Rooseto
NRP 59040892

Lahir di Bandung, 30 April 1959
AKABRI tahun 1984
PTIK tahun 1990
SESPIM tahun 1998
SESPATI XIII tahun 2007

RIWAYAT JABATAN :
-    Waka Polsek Muara Labuh Polda Sumbar
-    Kapolsek Bukit Sundi Polres Solok Polda Sumbar
-    Kasat IPP Polres Agam Sumbar
-    Kapuskodal Ops Polres Kapuas Hulu Polda Kalbar
-    Paur Subbag Patjab Bag Binkar
-    Subdit Dalkar Dit Pers Polri
-    Kasubbag, Prodok Setdit IPP Polda Jabar
-    Kasubbag Patjab Pamen/TI Bag Binkarpa Subdit Dalkar
-    Pamen Mabes Polri
-    Kasat Intelkam PolwilTabes Bandung Polda Jabar
-    Kabag Rim Subdit Diaga Dit Minpers Polri
-    Kapolres Nganjuk Polwil Kediri Polda jatim
-    Kapolres Kediri Polwil Kediri Polda Jatim
-    Kasubbag Sisbinkar Bag Jiansis Rojianstra
-    Desumdaman Polri, Ka SPN Cisarua Polda Jabar
-    Kabag Mutjab Robinkar Desumdaman Polri
-    Kabag Mutjab Robinkar SDE SDM Polri
-    Kapolwil Purwakarta Polda Jabar
-    Kabag Jiansis Rojianstra SDE SDM Polri
-    Kabag Jiansis Rojianstra SSDM Polri
-    Karodalpers SSDM Polri
-    Kapolda Lampung 19 -10-2011
-    Tanda Jasa Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun
-    Tanda Jasa Satya Lencana Dwija Sistha
(Isma)

Read 10321 times Last modified on Last modified on Januari 25 2016

320 comments

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.