Iklan Banner Atas

Kapolda Banten Brigjen Pol. Teddy Minahasa: Pemuda Wajib Pertahankan NKRI

Rate this item
(0 votes)

SERANG, JAVANEWSONLINE.COM, RABU (31/10/208): Pemuda memiliki andil besar dalam upaya kemerdekaan Indonesia.Karenanya, generasi muda Indonesia wajib mempertahankan kemerdekaan  dengan menjaga persatuan bangsa, keutuhan NKRI, serta menjadi garda terdepan dan benteng terakhir penjaga ideologi Pancasila.

“Karena itu, isu kontemporer tentang pembakaran bendera HTI di Garut dan upaya menciptakan distabilitas keamanan dalam negeri menjadi tanggung jawab segenap elemen bangsa, termasuk para  pemuda,” lontar Kapolda Banten Brigjen Pol. Teddy Minahasa usai acara Kirap Merah Putih dalam rangka Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 di alun-alun Barat Kota Serang, Banten, Selasa (30/10) petang.

Memang, lanjut jenderal bintang satu,  polda menginisiasi perayaan hari Sumpah Pemuda dengan tema Kirap merah putih. Ini salah satu menjadi latar belakang bergulirnya isu kotemporer tentang kasus di Garut pengibaran bendera HTI, yang kemudian dipelintir sekelompok golongan tertentu seolah-olah itu isu bahwa yang dibakar adalah bendera tauhid.

Pihaknya ingin menegaskan kembali bahwa bangsa Indonesia ini lahir didirikan dan dibesarkan atas kesepakatan oleh  beberapa pihak.  Apakah itu tokoh ulama, tokoh pemuda, serta elemen bangsa yang lain. Perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia disepakati dalam satu konteks kebangsaan yaitu konteks tumpah darah yaitu tanah air Indonesia, dalam satu konteks bahasa yaitu Bahasa Indonesia.

“Karena itu, apabila ada upaya-upaya untuk menggantikan ideologi Pancasila, maka pada sore ini saya ingin mengetuk hati para pemuda untuk bangkit melawan itu semua,” ungkap Teddy.

Disinggung banyaknya peserta Kirah Merah Putih terutama dari kalangan pemuda, Kapolresta Malang ini mengaku jika hal tersebut menunjukkan bahwa para pemuda sangat antusias dan bertanggung jawab dalam mengisi kemerdekaan.

“Mereka tidak mengalami bagaimana sedihnya  perjuangan yang mengorbankan jiwa raga, keringat, air mata, darah dari para nenek moyang kita, tetapi sekarang hanya mengisi kemerdekaan. Tetapi itu tidak bisa dilakukan seenaknya, karena itu dalam konteks Sumpah Pemuda ini mereka terpanggil hatinya.” ujar Teddy.

Kapolda Banten mengakui jika kegiatan  Kirap Merah Putih tersebut dilakukan secara spontanitas.  “Perlu dicatat acara ini baru didesain kemarin, bukan dari jauh hari. Apa maknanya, bahwa mereka bertanggung jawab dalam upaya mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif.” katanya.

Teddy berharap acara tersebut bisa semakin memperkuat persatua masyarakat Banten.  “Insya Allah kami sepakat dari tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat Banten kita akan tetap menjaga persatuan bangsa dan menjaga keutuhan NKRI serta menjaga kondusifitas keamanan di Provinsi Banten.” tutur Teddy.

Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah dalam orasi Kebangsaannya mengungkapkan kegiatan Kirap Merah putih merupakan refleksi perjuangan pemuda 90 tahun lalu. “Pemuda itu sakti, bhakti, dan bukti. Kalau dalam bahasa Jawanya Tri Koro Dharmo. Itu dari gerakan pemuda tadinya kecil, ada yong Jawa, yong Sumatera dan yong Sunda, ketika bergerak sendiri-sendiri untuk memerdekakan ini erat.” ucapnya.

Karena itu, Kongres Pemuda 1928 jadi cikal bakal perjuangan pemuda.  “Perjuangan pemuda kurang dari 20 tahun mampu lakukan kesaktiannya menculik tokoh bangsa Bung Karno dan Bung Hatta untuk memproklamirkan Negara Kesatuan Republik  Indonesia di Rengkas Dengklok. Inilah bagian untuk mengingat dan mengembalikan sprit para pemuda pejuang dahulu, kini pemuda  tinggal baktinya menjaga NKRI,” ujar Asep.

Sebagai simbol peringatan Sumpah pemuda, Kapolda Banten, Ketua DPRD Banten, dan berbagai perwakilan instansi, organisasi dan  elemen masyarakat mengucapkan Ikrar Sumpah Pemuda. Juga bersama puluhan ribu peserta Kirap Merah putih melakukan kirap bersama melintasi sejumlah jalan utama Kota Serang dan kembali ke alun-alun Barat. Kapolda berharap kegiatan tersebut bisa memberi semangat kepada seluruh masyarakat Banten atas arti pentingnya pemuda dalam menjaga keutuhan bangsa. (PEH)




Read 33 times