Iklan Banner Atas

Bencana Palu, Lima Langkah Penanganan Prioritas

Rate this item
(0 votes)

JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, SELASA (2/10/2018): PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan instruksinya terkait penanganan dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang terjadi pada Jumat pekan lalu. Dalam rapat terbatas siang ini, Presiden menyebutkan terdapat lima prioritas utama yang harus segera ditangani.

"Rapat terbatas pada pagi hari ini, saya akan lebih mendetailkan pembahasan mengenai penanganan dampak bencana gempa bumi dan tsunami yang ada di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong," ujar Jokowi saat membuka ratas, Selasa (2/10).

Prioritas pertama terkait evakuasi korban, pencarian, dan penyelamatan korban belum ditemukan. Presiden menginstruksikan Kepala Basarnas dibantu TNI dan Polri menambah personelnya sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak. "Masuk ke Donggala, masuk ke Sigi, masuk ke Parigi Moutong," ujarnya.

Ia pun juga meminta Kementerian PUPR untuk membantu mengerahkan alat berat dari wilayah di sekitar Sulawesi Tengah serta penggunaan alat berat milik swasta.

Prioritas kedua terkait pertolongan medis. Usai meninjau lokasi terdampak gempa, Presiden menilai jumlah tenda yang digunakan untuk penanganan para korban masih sangat kurang memadai. Karena itu, ia meminta agar tenda-tenda besar dapat segera dikirimkan ke lokasi bencana."Juga termasuk di dalamnya kapal TNI, rumah sakit TNI, agar segera didorong ke sana," tambahnya.

Presiden juga meminta Menteri Kesehatan memperbanyak rumah sakit di lapangan mengingat tak sedikit rumah sakit yang hancur karena gempa. Selain itu, ia juga ingin agar pemerintah memastikan ketersediaan obat-obatan serta tenaga medis.

Prioritas Ketiga terkait penanganan pengungsi di lokasi pengungsian. Kepala Negara ingin agar pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dan makanan untuk para korban. Begitu juga terkait ketersediaan air dan toilet umum bagi pengungsi. Menurutnya, kebutuhan ini sangat darurat mengingat listrik di lokasi bencana juga masih padam.

"Yang berkaitan dengan listrik, ini vital sekali. Penanganan medis tak bisa berjalan karena tidak ada listrik, air tidak didapat juga karena listrik belum menyala," tambah Jokowi sambil meminta TNI dan Polri turut menjaga distribusi logistik sehingga sampai pada masyarakat yang membutuhkan.

Prioritas keempat terkait perbaikan infrastruktur, terutama bandara dan akses jalan. Ia meminta agar Menteri PUPR dan Menteri Perhubungan menangani perbaikan sehingga kegiatan di bandara dapat berjalan normal.

Priortas Kelima terkait bahan bakar minyak (BBM), Presiden juga menginstruksikan agar pasokan BBM di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong tersedia. Presiden mengatakan, penanganan korban bencana di Sulawesi Tengah ini dikoordinasikan dengan Menko Polhukam Wiranto serta dikomandani langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. (SETKAB/END)

Read 41 times