Iklan Banner Atas
TNI - AD saat melakukan razia di depan Pos Skouw perbatasan NKRI - PNG pada Jumat (22/7/2016) sekitar jam 11:30 WIT. TNI - AD saat melakukan razia di depan Pos Skouw perbatasan NKRI - PNG pada Jumat (22/7/2016) sekitar jam 11:30 WIT.

Razia Keamanan Diperketat Di Perbatasan NKRI - PNG

Rate this item
(0 votes)

JAVANEWSONLINE.COM - Demi keamanan Indonesia lebih baik lagi, penjagaan ketat berupa razia semakin digalakan oleh personil TNI - AD yang berjaga di perbatasan NKRI - Papua Nugini (PNG).

Dari razia yang dilakukan pada Jumat (22/7/2016) sekitar jam 11:30 WIT tersebut, pihak keamana TNI  - AD yang berjaga di pos jaga pemeriksaan Pos Skouw berjumlah lima TNI personil dibawah pimpinan pos jaga Serda Nangkok R Gukguk berhasil menyita minuman keras.

"Demi menjaga kamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di perbatasan RI dan Papua Nugini, pihak kita yang berjaga di Pos Skouw menggelar razia rutin. Baik kepada kendaraan yang melintas," ungkap Danyon 122/Tombak Sakti (TS) Letkol.Inf. Kohir, yang menjadi Dansatgas sebagai pimpinan operasi pengamanan satuan tugas di wilayah RI - PNG sektor utara.

Dikutip dari laman Transindoensia.co, Letkol. Inf. Kohir yang merupakan perwira lulusan Akmil 1999 bahwa dalam razia tersebut kita berhasil mengamankan minuman keras (miras) yang tidak memiliki ijin dari dalam mobil dikendarai WS, 41, warga Jayapura.

"Adapun miras yang kita amankan berupa Black Label dua botol, Calotte Streat tiga botol, yang dibawa WS dari Papua Nugini untuk dikonsumsi bersama temannya di salah satu hotel di Jaya Pura. Adapun miras dibawa WS tidak memiliki dokumen resmi dari instansi berwenang," ucap Kohir.

Kohir mengatakan, selaian mengamankan miras dari saudara WS, pihaknya juga mengamankan miras berbagai merek. Adapun peraturan daerah yang baru diakeluarkan oleh Gubernur, terkait tentang larangan membawa miras ke wilayahnya. Hal itu menjadi acuan bagi penjaga keamanan dalam melakukan razia miras.[Tra]

Read 253 times