Iklan Banner Atas

Ngeri, Caleg Bawa Narkoba Saat Pasang Bendera Partai Gerindra

Rate this item
(0 votes)

SEMARANG, JAVANEWSONLINE.COM, RABU (10/04/2019) - Arsa Bahra Putra, calon anggota DPRD Kota Semarang dari Partai Gerindra yang terjerat dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dituntut hukuman 6 bulan penjara.

Jaksa Penuntut Umum Luqman Edy dalam sidang di Pengadilan Negeri Semarang menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 127 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. "Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I untuk diri sendiri," katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Suranto itu.

Arsa didakwa mengonsumsi sabu-sabu di rumah rekannya yang bernama Agus Triyanto yang diadili secara terpisah dalam perkara ini. Keduanya ditangkap karena membawa narkoba saat akan memasang bendera partai Gerindra berkaitan dengan pencalegan terdakwa.

Satu klip kecil paket sabu dipesan oleh Agus Triyanto, sementara terdakwa yang membayar barang haram sebesar Rp500 ribu melalui transfer bank. Terdakwa ditangkap oleh anggota Polrestabes Semarang dengan barang bukti sisa sabu-sabu yang belum sempat dikonsumsi serta alat hisap.

Sementara di Solok Sumatera Barat, Polres Arosuka Solok, Sumatera Barat (Sumbar) berhasil mengamankan 6 tersangka penyalahgunaan narkotika. Sedikitnya, 14 paket kecil sabu siap edar plus 3 paket ganja disita.  Menariknya, seorang terduga pengedar sabu, AD alias Kaliang, 41, warga Nagari Surian ditangkap saat menggunakan mobil yang diduga milik salah satu calon legislatif (caleg) asal Kabupaten Solok Selatan pada Senin (7/1) lalu.

Kapolres Arosuka Solok AKBP Ferry Irawan mengatakan, mobil yang dibranding dengan nama Caleg Gerindra Mario Syahjohan dan Armen Syahjohan asal Solok Selatan itu, diduga kuat digunakan tersangka untuk mengedarkan sabu.

“Ya, selain 13 paket kecil sabu, angggota juga mengamankan satu unit mobil jenis Hardtop Nopol BA 1007 YB yang diduga milik Caleg asal Solok Selatan,” kata AKBP Ferry Irawan saat menggelar konferensi pers di Mapolres Arosuka.

Hanya saja, Kapolres belum bisa menyatakan adanya kemungkinan keterlibatan Caleg pemilik mobil dengan barang haram yang dibawa tersangka. Sebab, anggotanya masih tengah menyelidiki kasus tersebut. “Kepada penyidik, tersangka AD mengaku bagian dari tim sukses Caleg asal Partai Gerindra itu,” katanya.

Atas tindakannya, tersangka dijerat dengan Pasal 112, 114 dan 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup dan minimal lima tahun. (PAH)

Read 6 times