Wednesday, November 21, 2018

Iklan Banner Atas

Lumpia Gang Lombok, Kuliner Khas Semarang Paling Ngetop

Rate this item
(0 votes)

SEMARANG, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): KETIKA berwisata ke kota Semarang, Jawa Tengah jangan pernah terlewatkan dengan destinasi kuliner yang wajib dikunjungi, dicoba bahkan dibeli untuk oleh-oleh. Kuliner itu Lumpia Gang Lombok di kawasan Pecinan, merupakan khas Semarang dan paling ramai, ngetop disambangi wisatawan juga rasanya paling menohok dibanding lumpia serupa yang tersebar di tempat lainnya.

Lumpia Semarang di Gang Lombok ini, seperti diunduh laman Bisniswisata.co.id, Ahad (21/10/2018) sudah tutup mulai jam 16.00 WIB. Alasannya sederhana saja, lumpia yang dijual sudah habis. Jadi, Anda tentu bisa membayangkan seperti apa laris manisnya lumpia satu ini.

Lumpia di Gang Lombok disebut sebagai lumpia Semarang pertama. Ada pun pengelola saat ini penerus generasi ketiga dari Siem Swie Kiem. Keluarga inilah yang dikenal sebagai pelopor lumpia Semarang. Lokasi Lumpia Gang Lombok ini persis bersebelahan dengan klenteng tua berusia 2,5 abad yakni Klenteng Tay Kak Sie.

Ada dua jenis lumpia yang ditawatkan. Lumpia basah dan lumpiah goreng. Nggak bisa dipungkiri lumpia yang sangat laku dan sudah cepat habis adalah lumpia goreng. Kedua makanan ini sama-sama disajikan dengan selada dan saus khas Semarang yang kental, dengan daun bawang yang segar.

Lumpia basah dengan isian rebung, udang, pihi, dan orak-arik telur ini dibungkus kulit lumpia yang kenyal tanpa digoreng. Ukuran Lumpia Gang Lombok ini bisa dibilang cukup besar dibandingkan lumpia pada umumnya.

Meskipun begitu ukuran ini juga sesuai dengan satuan harga yang diberikan untuk satu lumpia saja seharga Rp15,000. Jadi, untuk dua lumpia saja Anda harus menggelontorkan Rp30,000.

Lumpia Gang Lombok disajikan dengan cabe rawit, dan juga daun bawang untuk menambang rasa pedas sesuai keinginan. Cocolan saus dibuat dari tepung maizena, kecap, dan bawang putih. Alhasil, cita rasa yang diberikan sangat unik di lidah, karena saus yang tidak manis ataupun terlalu asin.

Lumpia ini juga tidak memiliki aroma rebung yang pesing dan langu. Hal ini dikarenakan proses pencucian rebung dilakukan berulang kami guna menghilangkan bau amis rebung.

Akibatnya banyaknya pelanggan ataupun pelancong yang memburu lumpia ini, pengelola mulai memberikan kesempatan untuk bisa dibawa pulang. Apalagi, lokasi warung lumpia ini tidak terlalu besar untuk menampung ramainya pembeli lumpia setiap hari.

Jika Anda tertarik mencobanya, catat alamatnya di Jalan Gang Lombok Nomor 11, Purwodinatan, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah. Pastikan Anda bisa datang di atas jam 16.00 WIB ya, supaya tidak kehabisan. (BIS)

Read 37 times