Iklan Banner Atas
Ifah

Ifah

JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, SENIN (22/10/2018): KASUS penyebaran berita bohong (hoaks) yang menyeret Ratna Sarumpaet tidak bisa dibebankan ke altivis perempuan itu saja. Alasannya banyak pihak yang kemudian memperbesar hoaks, sekaligus mencari keuntungan politik dari pernyataan Ratna itu. Terutama dari politisi koalisi Prabowo-Sandiaga. 

Pengamat Politik Boni Hargens menduga, ada skenario jauh-jauh hari sengaja untuk merancang hoaks. Indikasinya sederhana. Setelah Ratna menyebar hoaks, banyak pihak langsung ikut merespons, seakan-akan peristiwa pemukulan terhadap Ratna benar adanya. Terlebih, ada beberapa pihak yang terlibat dalam penyebarannya.

"Lebih masuk akal kalau ini adalah rencana yang diatur jauh hari. Maka pertanggungjawaban atas kasus ini harus melibatkan semua pihak yang terkait di dalam penyebarannnya. Untuk itu dalam konteks ini, kita perlu mengapresiasi kerja polri yang dengan tegas menegakkan hukum dalam kasus ini," katanya dalam siaran pers, Senin (22/10).

Belum lagi ada keanehan lain. Seakan-akan pemerintah yang paling bersalah dari kondisi Ratna. Belum lagi, kasus hoaks yang digulirkan itu seolah-olah menuduh rezim Jokowi otoriter.

"Seolah-olah negara menjadi biadab dan rezim Jokowi otoriter. Mereka mengadakan jumpa pers. Merekalah yang membuat kebohongan RS menjadi fenomena politik. Kalau ini adalah kerja bersama, agenda tertutup yang direncanakan bersama maka masuk akal," tambahnya.

Boni melanjutkan, kebohongan yang sebenarnya adalah skenario politik kubu oposisi demi memenangkan Pilpres 2019.  "Apakah kebohongan RS adalah kegenitan usia tua atau ulah setan seperti alibinya? Kebohongan RS pada dasarnya bukan masalah utama. Karena ia berbohong di ruang privat. Ia berbicara dengan oposisi di ruang tertutup. Yang menjadi kebohongan itu skenario politik adalah kubu oposisi," ujar dia.

Sebelumnya Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rully Akbar menilai, perlahan tapi pasti kasus hoaks Ratna Sarumpaet mulai dilupakan masyarakat. Sehingga tak terlalu memengaruhi elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Rully mengatakan, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga saat ini bisa mengatasinya dengan dua cara. Pertama, BPN langsung meminta maaf kepada publik karena merasa dibohongi Ratna. Kedua, Prabowo mengeluarkan Ratna dari struktur tim. “Di satu sisi mereka hanya menutup isu ini hanya ke Ratna dan damage control kedua sudah dilakukan dengan mengeluarkan Ratna dari tim,” kata dia.

Rully menilai, kasus Ratna memang sempat membuat heboh masyarakat. Hal itu, kata dia, secara tak langsung memengaruhi elektabilitas pasangan nomor urut dua itu. Namun, saat ini kasus itu tak lagi dijadikan sebagai isu utama. “Saya rasa sekarang adem-adem aja. Gak ada keberlanjutanya,” ujar dia.

Meski begitu, proses hukum yang tetap berjalan dan melibatkan beberapa orang dalam tim BPN dinilai memberikan dampak. Paling tidak, kata dia, BPN masih akan tersandera dengan kasus hoaks Ratna.

Namun, masyarakat tak akan terlalu dihebohkan dengan proses pemeriksaan. Selama, kata dia, tak muncul nama tersangka baru. “Kecuali kasus ini memang dibawa lebih jauh. Misalnya nanti ada proses hukum terhadap orang-orang yang terkait dengan Ratna dan segala macam, bisa jadi lain hal,” kata dia.

Diketahui, Selasa 2 Oktober 2018, beredar informasi Ratna Sarumpaet mengalami kasus penganiayaan di Bandung. Saat itu itu dia baru saja menghadiri konferensi internasional, Jumat 21 September 2018. Namun setelah ditelusuri, ternyata pada hari itu tidak ada konferensi internasional di Bandung. Sehari kemudian, Ratna mengakui kalau dia telah berbohong dan meminta maaf.


JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, SENIN (22/10/2018): PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat (Jabar) rencana mengkaji ulang keseluruhan rencana pengembangan megaproyek Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Pengkajian itu dilakukan  pasca terkuaknya kasus dugaan suap perizinan yang dilakukan Lippo Group dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui akun resmi twitternya (@ridwankamil) akan mengkaji ulang keseluruhan rencana pengembangan megaproyek Meikarta seluas 500 hektare. "Sebagai Gubernur baru, secepatnya melakukan review dan kajian secara menyeluruh dan adil terkait menyikapi proyek ini, baik 85 Ha yang direkomendasi di bulan November 2017 maupun menyikapi rencana di masa mendatang. Hatur Nuhun," tulis Ridwan Kamil dikutip dari akun resmi twitternya, Senin (22/10).

Dilanjutkan, pada tahap pertama pihak Meikarta telah mengajukan izin peruntukan tanah seluas 143 hektare dari total rencana pengembangan seluas 500 hektare kepada Pemkab Bekasi pada Oktober 2017. Sesuai dengan wewenangnya terkait perizinan, Pemerintah Provinsi telah memberikan rekomendasi tata ruang yang diajukan seluas 143 hektare hanya menjadi 85 hektare pada November 2017.

Luas lahan yang telah mendapatkan rekomendasi tersebut kemudian bisa dilanjutkan proses perizinannya untuk mendapatkan IMB, AMDAL, dan lain sebagainya di PemKab Bekasi. "Dari kajian internal yang dilakukan Pemprov, sementara ini tidak menemukan masalah fundamental tata ruang dari lahan yang telah direkomendasi, yakni seluas 85 hektare," lontar mantan Walikota Bandung.

Namun, jika terdapat masalah dugaan suap pada proses proyek Meikarta di Pemkab Bekasi, maka Pemprov mendorong agar KPK menegakkan hukum dengan tegas dan adil karena telah memasuki ranah pidana.

Terkait keberlanjutan proyek, Ridwan mengatakan untuk memberikan instruksi pemberhentian dan pembatasan proyek yang bermasalah seperti Meikarta harus tetap melalui proses yang adil dan proporsional.

"Seperti yang terjadi di kasus reklamasi Jakarta, ternyata tidak semua dihentikan. Pastilah karena pemprov DKI sudah dengan pertimbangan aspek hukum yang memadai dan adil," tulis Gubernur Ridwan.

KPK menetapkan sembilan orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji yang dilakukan oleh petinggi Lippo Group kepada Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkab Bekasi. Suap itu terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di wilayah Kabupaten Bekasi.

Empat orang diduga sebagai pemberi. Mereka adalah Billy Sindoro (Direktur Operasional Lippo Group), Taryudi (Konsultan Lippo Group), Fitra Djaja Purnama (Konsultan Lippo Group), dan Henry Jasmen (Pegawai Lippo Group).

Sedangkan lima orang yang diduga sebagai penerima. Mereka adalah Neneng Hasanah Yasin (Bupati Bekasi periode 2017-2022), Jamaludin (Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi), Sahat MBJ Nahor (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi), Dewi Tisnawati (Kepala DInas DPMPTSP Kabupaten Bekasi), dan Neneng Rahmi (Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi). Usai penangkapan tersangka suap itu, kelanjutan proyek Meikarta dipertanyakan. (FAH)


MANADO, JAVANEWSONLINE.COM, SENIN (22/10/2018): KAPOLRESTA Manado Kombes Pol FX Surya Kumara mengakui masalah utama yang dihadapi dalam pengamanan di wilayah Manado adalah pemabok jalanan. Karena itu, pihaknya meminta jajarannya hingga tingkat polsek untuk memberantas orang mabuk di Jalanan. Prioritas lainnya masalah senjata tajam (Sajam).

"Karena kejahatan kriminal di Manado paling banyak diakibatkan dua hal ini, mabuk dan sajam. Makanya saya tegaskan harus diberantas. Bahkan saya sudah minta hingga ke Polsek jangan tidur. Mari kita buat Kota Manado kian aman, tentram dan menekan gangguan dua hal ini," tegas Mantan Kapolres Minahasa Selatan.

Dijelaskan, cara yang efektif dalam menekan dua hal itu dengan patroli keliling kota selama 24 jam. Juga bekerja keras memberantas kriminal terutama pada malam Minggu. Mengingat, jika malam minggu ternyata banyak muda-mudi sering pesta minuman keras (miras). "Kalau semakin banyak orang miras ancaman kriminal juga kian tinggi. Untuk itu saya minta anggota jangan lelah lakukan patroli," tandasnya.

Patroli dengan mengoptimalkan peran Sabhara dengan pola 5-8. Dengan kata lain, lima hari kerja 8 jam. "Itu saya bagi menjadi enam shift, dua regu. Namun pada hari Senin, Selasa, Rabu, delapan jam hanya satu shift yang bergerak. Jadi satu harinya tiga shift. Cara ini sangat bagus untuk menekan pesta miras dan sajam." tegasnya serius.

Namun, sambung Kombes Pol. Surya, jika situasi kontijensi maka pada hari Jumat Sabtu malem minggu diberlakukan dua shift delapan jam.  "Jadi lebih tebal, satu regu delapan orang baik Polwan maupun Polki. Cara ini sudah berlangsung sejak Maret 2018, yang launchingnya  langsung Pak Kabarhakam," paparnya.

Polda ini dijabarkan sesuai dalam Perkabarhakam nomer 1 tahun 2017 tentang patroli. Isinya ada salah satu yang mengatur pembagian shift dan regu dan pola. "Memang, pola 5-8 sangat efektif dan its oke. Dan dalam menerapkan pola ini, tidak ada polisi yang lelah. Mau ada telpon jam berapa aja tiap saya pencet langsung siap komandan, langsung ada di TKP," lontarnya.

Dengan langkah ini, kata mantan Kasubditlatsatwa Dit Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri, membikin trust masyarakat semakin tinggi ke kepada polisi. "Jadi jika ada informasi ada gerombolan minum-minuman keras maka langsung ditangani. Kini kami dengan Pemda tengah membicarakan sanksinya. Masalah ini sudah saya lempar ke forum bidang hukum mulai BNN, Kejaksaan, juga Kepolisian," ucapnya.

Dilanjutkan, ini merupakan program unggulan patroli Sabhara Polresta Manado, yang selalu mengawal di tempat yang rawan pesta miras maupun pemabok jalanan. "Saya pernah menangkap 300 orang mabok dalam satu malam. Saya kumpulkan, saya apelkan jadi tiga kompi dan saya suruh upacara bendera dan pembinaan bersih-bersih bersama. Dengan cara ini diharapkan mereka jera," paparnya.

Memang Sejak dilantik menjadi Kapolresta Manado, Kombes Pol FX Surya Kumara terus berupaya menghadirkan terobosan baru baik untuk mengurangi pemabok jalanan, kepadatan lalu lintas maupun menekan angka kriminalitas.

Untuk menekan angka kriminalitas di Kota Manado, Kapolresta memberikan target bagi setiap polsek yang ada di Manado. "Kalau malam Kapolsek memimpin patroli. Saya targetkan minimal setiap polsek dapat melaporkan telah mengamankan lima orang mabuk. Itu saya targetkan setiap kapolsek minimal lima terutama di sekitar kota. Pasti dapat itu," ungkapnya.

Lanjut kapolresta, karena penyebab tindak kriminal itu sebagian besar disebabkan karena miras. "Kalau mabuk di pinggir jalan itu rawan, tapi kalau di dalam kamar saya tidak menyuruh melakukan penangkapan. Bahkan saya pernah mentargetkan minimal orang mabuk yang harus diamankan setiap harinya ada 75 orang," sambungnya. (PEH)


SURABAYA, JAVANEWSONLINE.COM, SENIN (22/10/2018): KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Timur akan memanggil Ahmad Dhani Prasetyo, untuk diperiksa terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi vila di Batu, Malang, senilai Rp200 juta. Sebelumnya, Polda Jatim telah menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik.

"Besok Selasa (23/10) Ahmad Dhani dipanggil terkait penipuan dan penggelapan yang dilaporkan di Ditreskrimum Polda Jatim," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Senin (22/10).

Barung mengatakan pemanggilan itu terkait pemeriksaan kepada pentolan grup band Dewa 19 sebagai saksi piutang investasi vila di Batu. "Terkait pembuatan vila di Batu. Edy Rumpoko (mantan Wali Kota Baru) telah diperiksa di Jakarta, Dhani juga harus diperiksa supaya keterangannya klop. Ini ada yang lapor jadi bukan kriminalisasi," katanya.

Selain itu kepolisian juga telah mengirimkan status cegah tangkal (cekal) ke pihak Kanwil Imigrasi Surabaya pada hari Jumat (19/10). Pencekalan itu sebagai antisipasi untuk pemeriksaan Dhani berikutnya.

"Antisipasi jangan lagi dibuat beban apabila dia tidak hadir dan keluar negeri. Sudah tiga hari dan kita harapkan suratnya segera keluar dari imigrasi," ujarnya.

Barung menegaskan pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap suami Mulan Jameela dengan status sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik pekan lalu namun tidak datang. Sebelumnya Polda Jatim pada Kamis (18/10) menetapkan Ahmad Dhani Prasetyo sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik terkait video viral dirinya yang menyebut "idiot". Dhani dijerat Pasal 28 Ayat (2) Jo 45A ayat (2) dan atau 27 Ayat (3) serta Pasal 45 ayat (3) Undang undang Nomor 19 Tahun 2016. (IPH)





JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, SENIN (22/10/2018): GUBERNUR DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, akan melakukan pengecekan laporan adanya penemuan pemakaian narkoba di Diskotek Old City, Tambora, Jakarta Barat. Anies menegaskan, jika ditemukan pelanggaran aturan maka tempat hiburan malam itu akan ditutup.

"Saya cek laporannya. Tapi yang jelas jika disana ditemukan maka peraturan gubernur (Pergub) akan dilaksanakan, bisa ditutup. Bila ditemukan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/10/2018).

Terlebih, kata dia, bila diskotik itu sebelumnya juga pernah ditemukan adanya peredaran narkoba. Seharusnya bila sekali kedapatan adanya narkoba dalam diskotek, anies menegaskan harus langsung ditutup. "Harusnya sekali tutup," ucapnya.

Anies menekankan, dalam aturannya baik di Peraturan Daerah atau Peraturan Gubernur, seharusnya bila terjadi pelanggaran, harus segera ditutup. Apalagi, yang dilanggar adalah perihal narkoba, perdagangan manusia, dan juga prostitusi.

"Coba nanti saya periksa, enggak boleh itu. Pokoknya aturannya ada bila terjadi pelanggaran apalagi terkait narkoba perdagangan manusia prostitusi terus maka akan bisa langsung ditutup tanpa ada surat peringatan," tegasnya.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta melakukan razia di diskotek Old City, Tambora, Jakarta Barat, Ahad (21/10) dini hari. Dalam razia tersebut, petugas menemukan barang bukti narkoba dan mengamankan 52 orang yang positif mengonsumsi narkoba.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DKI Jakarta, AKBP Maria Sorlury mengatakan, pihaknya mengerahkan personil sebanyak 75 orang ke lokasi hiburan malam tersebut, terdiri dari anggota BNNP DKI Jakarta, Brimob Polda Metro Jaya, dan anjing K-9 milik BNN.

Di lokasi razia, petugas memeriksa urine terhadap 156 orang yang terindikasi menggunakan narkoba. "Dari jumlah itu, tercatat sebanyak 52 orang positif narkoba," kata Maria saat dikonfirmasi, Ahad (21/10). (DAY)



DENPASAR, JAVANEWSONLINE.COM, SENIN (22/10/2018): VIDEO mempertontonkan  seorang wisatawan mancanegara ( wisman) mengais makanan dari tong sampah viral di Bali, menjadi viral. Dalam 3 video yang masing-masing berdurasi 19, 17 dan 16 detik tersebut, tampak setelah mengais tong sampah, wisman yang berpeci putih, membawa rangsel dipungunya, bercelana dan berkaos tangtop mengambil sisa makanan yang sudah dibuang untuk dimakan.

Video aksi pertama wisman diduga dari Bulgaria tersebut berdurasi 19 detik. Dia terlihat mengais-ngais tong sampah berwarna biru. Dia tampak menemukan buah-bahan dari tong sampah lalu dimakan. Selang beberapa saat, dia meninggalkan tong sampah tersebut.

Lalu turis asing itu bergeser ke tong sampah lainnya, tak jauh dari tempat sampah pertama. Di tong sampah kedua, wisman yang mengenakan celana pendek tersebut kembali mengambil sisa makanan. Tanpa mempedulikan orang-orang di sekitar, dia mengonsumsi makanan yang diambil dari tempat sampah.

Aksi wisman tersebut direkam dan diunggah oleh Dwikayanthi Pudjha di akun Facebook miliknya pada Sabtu (20/10/2018). Peristiwa ini terjadi di depan Pollok Artshop-Museum Leemayour, Pantai Sanur, Bali.

Dwikayanthi mengatakan, sesungguhnya wisman tersebut sudah terlihat mondar-mandir sehari sebelumnya. Tapi dia tidak menyangka bahwa turis asing itu nekat mengais makanan di tong sampah. "Seperti yang di video, dia jelas sekali makan di tong sampah," kata Dwikayanthi seperti dikutip laman Kompas.com, Senin (22/10/2018) sore.

Menurut Dwikayanthi memang sempat beredar informasi ada wisatawan asal Latvia yang hilang. Namun setelah video tersebut ditunjukkan ke pihak keluarga, ternyata bukan dia.

Dwikayanti sendiri mengaku tidak sempat mengajak ngobrol wisman tersebut. Ia menyayangkan ada wisman yang luntang-lantung di Bali sampai mengais makanan dari tong sampah. "Saya pernah keluar negeri, harus ada saldo minimal di rekening. Tapi ini kok ada wisatawan yang ngegembel, miris juga lihatnya," ujar Dwikayanti.

Ditempat terpisah, Kapolsek Ubud Kompol Raka Sugita langsung menerjunkan personil untuk menelusuri pria yang mengais sampah yang viral di media sosial. Apalagi ada laporan masuk ke Polsek Ubud bahwa ada turis asal Republik Latvia bernama Gatis Baumanis, dinyatakan hilang oleh keluarganya hingga kini masih misterius.

"Seorang turis yang videonya mirip dan diduga Gatis Baumanis di Pantai Sanur, rupanya bukan Gatis setelah Kami koordinasi dengan Polsek Denpasar Selatan,” ujar Kompol Raka Sugita Senin (22/10).

Polisi langsung mencari turis yang makan dari mengorek-ngorek makanan sisa di tong sampah itu. “Unit Lidik ke wilayah Denpasar Selatan (Densel), mengecek bersama orang tua dari Baumanis. Ketemu di Densel, ternyata itu bukan Baumanis,” tegas Kompol Raka.

Dilanjutkan, turis gelandangan itu bukan dari Republik Latvia. “Itu (turis gelandangan, red) wisatawan asing asal Bulgaria,” jelasnya. Walau bukan Gatis, namun pihak kepolisian tetap memburu Gatis Baumanis.

“Kami tetap mengadakan pencarian bersama anggota Polsek Densel,” tukasnya.  Polisi juga telah menyebarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait Gatis. Ciri-ciri Gatis setinggi 192 cm, rambut ikal, warna kulit putih, telinga bulat lebar dan hidung mancung. Gatis memiliki bentuk muka lonjong  dan bentuk badan sedang. (MUS)


Ahmad Dhani Dicekal

Published in Lifestyle Oktober 21 2018 0

JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): MUSISI Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani dicekal. Status cegah tangkal itu diajukan Polda Jatim ke pihak Imigrasi. Hal itu menyusul ditetapkannya Dhani sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik terkait video viral dirinya yang menyebut massa peserta aksi yang kontra dengan #2019GantiPresiden sebagai “idiot”.

“(Status cekal) sudah diajukan oleh Polda Jatim ke Kanwil Imigrasi Surabaya,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo Brigjen, Sabtu (20/10/2018).

Sebelumnya, Polda Jawa Timur resmi menetapkan status tersangka terhadap Ahmad Dhani dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Ketua Koalisi Elemen Bela (KEB) NKRI, Edi Firmanto, salah satu elemen massa penolak Deklarasi #2019GantiPresiden.

Gara-gara melontarkan kata Banser Idiot, musisi Ahmad Dhani Prasetyo dilaporkan polisi. Setelah melalui proses panjang pemeriksaan saksi, saksi ahli dan barang bukti, kini Penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Distreskrimsus) Polda Jatim menetapkan status hukum terhadap Ahmad Dhani Prasetyo sebagai tersangka pencemaran nama baik yang ancaman hukumannya 6 tahun penjara denda Rp 1 Miliar.

Polda Jatim telah memanggil Ahmad Dhani. Sayangnya Dhani tidak hadir alias mangkir. “Tidak datang (Ahmad Dhani) karena alasan tidak pasti. Polda akan memanggil lagi, jika tiga kali tak hadir sesuai aturan akan dipanggil paksa,” tandas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Kamis (18/10).

Barung mengungkapkan, suami Mulan Jameela itu dijerat Pasal 28 Ayat (2) Jo 45A ayat (2) dan atau 27 Ayat (3) serta Pasal 45 ayat (3) Undang undang Nomor 19 Tahun 2016.

Sebelumnya Ahmad Dhani dilaporkan Banser terkait videonya menyebut Banser idiot. Lontaran kalimat itu dibuat Ahmad Dhani saat menginap di Hotel Majapahit Surabaya pada Minggu (26/8). Tak terima dengan tudingan itu, Ketua KEB-NKRI, Edi Firmanto pada Kamis (30/8) membuat laporan ke Polda Jatim. Laporan itu merupakan puncak dari tuntutan permintaan maaf tak kunjung disampaikan Dhani.

Sebelumnya Ahmad Dhani juga diseret ke pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena didakwa Jaksa melakukan penyebaran ujaran kebencian pada akhir Maret 2018. Dhani dituduh melanggar Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Pada 6 Maret 2017, Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dhani juga dianggap telah menuliskan pernyataan bersifat sarkastis melalui akun Twitter-nya dalam rentang waktu Februari hingga Maret 2017.

Polda Jatim sendiri telah memeriksa 10 orang saksi serta lima orang ahli sebelum akhirnya menetapkan Dhani sebagai tersangka. Polisi pun menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ahmad Dhani dalam statusnya sebagai tersangka pada pekan depan. Namun, penyanyi kelahiran Surabaya itu mangkir hadiri pemeriksaan. (FAH)





SEMARANG, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): KETIKA berwisata ke kota Semarang, Jawa Tengah jangan pernah terlewatkan dengan destinasi kuliner yang wajib dikunjungi, dicoba bahkan dibeli untuk oleh-oleh. Kuliner itu Lumpia Gang Lombok di kawasan Pecinan, merupakan khas Semarang dan paling ramai, ngetop disambangi wisatawan juga rasanya paling menohok dibanding lumpia serupa yang tersebar di tempat lainnya.

Lumpia Semarang di Gang Lombok ini, seperti diunduh laman Bisniswisata.co.id, Ahad (21/10/2018) sudah tutup mulai jam 16.00 WIB. Alasannya sederhana saja, lumpia yang dijual sudah habis. Jadi, Anda tentu bisa membayangkan seperti apa laris manisnya lumpia satu ini.

Lumpia di Gang Lombok disebut sebagai lumpia Semarang pertama. Ada pun pengelola saat ini penerus generasi ketiga dari Siem Swie Kiem. Keluarga inilah yang dikenal sebagai pelopor lumpia Semarang. Lokasi Lumpia Gang Lombok ini persis bersebelahan dengan klenteng tua berusia 2,5 abad yakni Klenteng Tay Kak Sie.

Ada dua jenis lumpia yang ditawatkan. Lumpia basah dan lumpiah goreng. Nggak bisa dipungkiri lumpia yang sangat laku dan sudah cepat habis adalah lumpia goreng. Kedua makanan ini sama-sama disajikan dengan selada dan saus khas Semarang yang kental, dengan daun bawang yang segar.

Lumpia basah dengan isian rebung, udang, pihi, dan orak-arik telur ini dibungkus kulit lumpia yang kenyal tanpa digoreng. Ukuran Lumpia Gang Lombok ini bisa dibilang cukup besar dibandingkan lumpia pada umumnya.

Meskipun begitu ukuran ini juga sesuai dengan satuan harga yang diberikan untuk satu lumpia saja seharga Rp15,000. Jadi, untuk dua lumpia saja Anda harus menggelontorkan Rp30,000.

Lumpia Gang Lombok disajikan dengan cabe rawit, dan juga daun bawang untuk menambang rasa pedas sesuai keinginan. Cocolan saus dibuat dari tepung maizena, kecap, dan bawang putih. Alhasil, cita rasa yang diberikan sangat unik di lidah, karena saus yang tidak manis ataupun terlalu asin.

Lumpia ini juga tidak memiliki aroma rebung yang pesing dan langu. Hal ini dikarenakan proses pencucian rebung dilakukan berulang kami guna menghilangkan bau amis rebung.

Akibatnya banyaknya pelanggan ataupun pelancong yang memburu lumpia ini, pengelola mulai memberikan kesempatan untuk bisa dibawa pulang. Apalagi, lokasi warung lumpia ini tidak terlalu besar untuk menampung ramainya pembeli lumpia setiap hari.

Jika Anda tertarik mencobanya, catat alamatnya di Jalan Gang Lombok Nomor 11, Purwodinatan, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah. Pastikan Anda bisa datang di atas jam 16.00 WIB ya, supaya tidak kehabisan. (BIS)


JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): TIMNAS Indonesia U-19 tak gentar menghadapi Qatar, dan wajib menang pada laga kedua Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (21/10/2018).

Setelah meraih kemenangan atas Taiwan di pertandingan pertama, Indonesia berambisi merebut kemenangan kedua melawan Qatar untuk memastikan langkah ke perempat final Piala Asia U-19 2018. Inilah prediksi hasil Timnas Indonesia U-19 vs Qatar

Lini belakang seperti jadi momok bagi Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 2018. Hal itu terlihat dari gol yang dicetak Taiwan di pertandingan pertama karena kelengahan lini belakang. Untuk bisa menjaga asa lolos ke Piala Dunia U-20 2019, Indonesia perlu konsentrasi penuh dan meningkatkan komunikasi di sektor pertahanan.

Duel melawan Qatar sejatinya menjadi pertarungan yang seimbang untuk Indonesia. Hanya saja, ketangguhan di lini serang harus bisa diimbangi dengan kesolidan dan kedisiplinan barisan pertahanan. Skuat Garuda Nusantara memiliki banyak opsi dalam melakukan serangan ke pertahanan lawan, tetapi di saat yang bersamaan lini belakang tidak boleh melakukan kesalahan elementer.

Qatar merupakan lawan yang lebih tangguh dibanding Taiwan. Meskipun kalah di pertandingan pertama dari Uni Emirat Arab, Qatar tetap berbahaya untuk Indonesia. Saya memprediksi Timnas Indonesia U-19 bisa menang 2-1 atas Qatar jika bisa fokus dan tenang di lini belakang.

Padukan Garuda Nusantara bakal menghadapai lawan lebih berat di fase grup, yakni Qatar. Tim asal Timur Tengah ini punya kolektivitas tim yang solid ditunjang dengan postur yang cukup ideal.

Meski demikian Indonesia yang punya kecepatan dari kaki Saddil Ramdani dan Egy Maulana Vikri yang berpotensi merusak pertahanan ketat Qatar. Saya prediksi Timnas Indonesia U-19 menang tipis minimal dengan skor 2-1 atas Qatar.

Qatar akan jadi lawan yang lebih sengit daripada Taiwan bagi Timnas Indonesia U-19. Terlebih Indonesia selalu kesulitan menghadapi tim-tim dari Timur Tengah.

Indonesia tidak boleh lengah seperti saat melawan Taiwan. Pasalnya, Qatar memiliki lini serang yang lebih bagus daripada Taiwan. Jika mampu memastikan lini belakang solid, pasukan Indra Sjafri tinggal berharap lini depan Indonesia bisa lebih jeli dalam memanfaatkan peluang.

Egy Maulana tidak dipungkiri lagi akan jadi andalan Indonesia. Jika Egy dalam penampilan terbaiknya, Indonesia bisa meraih kemenangan 2-1 atas Qatar. Di baik kemenangan atas Taiwan di laga perdana, Timnas Indonesia U-19 masih menyimpan sejumlah kelemahan, termasuk koordinasi di lini belakang.

Koordinasi lini belakang ini yang harus ditingkatkan mengingat Qatar punya kualitas di atas Taiwan. Bila lini belakang sudah menampilkan koordinasi yang baik, maka Timnas Indonesia U-19 punya kesempatan untuk mengambil poin di laga ini.

Indra Sjafri juga harus menentukan pola serangan di lini depan, termasuk penempatan pemain-pemainnya. Indra pasti sudah mendapatkan gambaran dari laga perdana. Skor imbang 1-1 jadi hasil akhir laga ini.

Timnas Indonesia U-19 harus memainkan sepak bola dengan kecepatan dan kombinasi bola dari kaki ke kaki untuk mencetak gol. Sementara ketika kehilangan bola, Firza Andika dan kawan -kawan wajib fokus mengantisipasi permainan text book ala Timur Tengah ketika menghadapi Qatar pada laga kedua fase grup Piala Asia U-19.

Skuat Garuda Nusantara yang kerap kesulitan membongkar pertahanan lawan ketika membangun serangan dari bawah dapat bermain agresif di lini tengah untuk merebut bola dan melakukan serangan mendadak seperti ketika mencetak gol pertama ke gawang Taiwan. (NNG)


 


JAKARTA, JAVANEWSONLINE.COM, AHAD (21/10/2018): SEBANYAK  38  pejabat perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama) di wilayah hukum Polda Metro Jaya dirotasi. Rotasi berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/946/X/KEP/2018 pada 19 Oktober 2018, yang ditandatangani Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengatakan rotasi itu adalah biasa dilakukan Polri. Di mana, rotasi dilakukan melalui mekanisme yang berlaku. "Oh biasa saja, karena ada beberapa anggota yang mutasi promosi menjadi kapolres sudah tentu ada kekosongan yang harus diisi oleh perwira lain. Semua mutasi dilakukan sesuai mekanisme wanjak dan usulan kasatker tentunya," kata Idham, seperti dikutip Liputan6.com, Ahad (21/10/2018).

Menurut dia, rotasi ini juga untuk meningkatkan kinerja di wilayah hukum Polda Metro Jaya. "Hal itu biasa untuk penyegaran organisasi dan untuk meningkatkan kinerja di wilayah hukum Polda Metro," ujar Idham.

Berikut nama-nama pejabat Polda Metro Jaya yang dirotasi:

1. Kompol Handi Zusen, Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan dari Polda Maluku) diangkat jabatan baru Kasubdit Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
2. AKBP Tumpak Simangunsong penyidik Madya 2 Diresnarkoba Polda Metro Jaya diangkat jabatan baru sebagai Kapolsek Setiabudi Jakarta Selatan.
3. AKBP Bambang Supratmono Kasiaga 3 Bagdalops Roppos Polda Metro Jaya diangkat jabatan baru sebagai Penyidik Madya 2 Diresnarkoba Polda Metro Jaya.
4. Kompol Andi Sinjaya Kanit 2 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jaya
5. Kompol Buntoro Kasat Reskrim Polres Depok diangkat menjadi Kanit 2 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya

6. Kompol Deddy Kurniawan Kapolsek Serpong diangkat jabatan baru sebagai Kasat Reskrim Polres Depok
7. Kompol Stephanus Luckyto Andry Wicaksono Kapolsek Kelapa Dua menjadi Kapolsek Serpong
8. Kompol Effendi Kapolsek Koja diangkat jabatan baru sebagai Kapolsek Kelapa Dua.
9. Kompol Budi Cahyono Kanit2 Subdit 2 Diresnarkoba Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kapolsek Koja.
10. Kompol Ahrie Sinta Panen Polda Metro Jaya (Pindahan dari Lemdiklat Polri) diangkat jabatan baru Kanit 2 Subdit 2 Diresnarkoba Polda Metro Jaya

11. Kompol Ach Imam Rifai penyidik Madya Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menjadi jabatan baru Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara.
12. Kompol Dery Agung Wijaya Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan dari Polda Papua Barat) diangkat jabatan baru sebagai Kasat Reskrim Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.
13. AKBP I Nengah Adi Putra Kasubdit Gasum Sabhara Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat.
14. AKBP Jasalmon Sihombing Analis KebuakanMuda Bidang Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kasubdit Gasum Sabhara Polda Metro Jaya.
15. AKBP Slamet Haryono Kasatintelkam Polres Metro Bekasi Kota diangkat menjadi Kasubditfasharkan Ditpolnr Polda Metro Jaya.

16. AKBP Priyono Kasatbinmas Polres Metro Jakarta Selatan diangkat menjadi Kasatintelkam Polres Metro Bekasi Kota.
17. AKBP Wahyu Budiman Kasiaga 2 Bagdalops Roppos Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kasatbinmas Polres Metro Jakarta Selatan.
18. Kompol Ngadiman Kanit 2 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kasiaga 2 Bagdalops Roppos Polda Metro Jaya.
19. Kompol Dhany Aryanoa Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan Divhubinter Polri) diangkat menjadi Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
20. AKBP Randi Ariana Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan dari Baintelkam) diangkat menjadi Kasubbid 3 Ditintelkam Polda Metro Jaya

21. AKBP Nurfaidah Djafar Kabagsumda Polres Metro Jakarta Selatan diangkat menjadi Bidhumas Polda Metro Jaya.
22. AKBP Nurman Surachman Kabagsumda Polres Metro Jakarta Timur diangkat menjadi Kabagsumda Polres Metro Jakarta Selatan.
23. AKBP Yulia Hutasuhut, Kasubb D Pid Bid Humas Polda Metro Jaya, diangkat menjadi Kabagsumda Polres Metro Jakarta Timur.
24. Kompol Alip, sebelumnya menjabat Kasubbagsarpras Bagsumda Polres Metro Jakarta Selatan, diangkat menjadi Kasubbagstrabang Bagstrajemen Rorena Polda Metro Jaya.
25. Kompol Prayitno, sebelumnya Kapolsek Cilandak, diangkat sebagai KasubbagSarpras Bagsumda Polres Metro Jakarta Selatan.

26. Kompol Tatang, sebelumnya Wakasatpamwal Ditlantas Polda Metro jaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Cilandak.
27. Kompol Kasto, sebelumnya Kasubbagrohjas Bagwatpers Ro SDM Polda Metro Jaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakasat Pamwal Ditlantas Polda Metro Jaya.
28. Kompol Joko Karjito, Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan dari SSDM Polri), diangkat menjadi Kasubbagrohjas Bagwatpers RO SDM Polda Metro Jaya.
29. Kompol Yusri Nawawi, sebelumnya Kanit 1 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya dimutasi menjadi Pamen Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam rangka pensiun.
30. AKP Alrasyidin Fajri, sebelumnya Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, diangkat menjadi PS Kanit 1 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

31. Iptu Edy Suprayitno, sebelumnya Kanitdik 2 Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, diangkat dalam jabatan baru sebagai PS Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
32. Kompol Heri Sucitro, sebelumnya menjabat Kasubbagpers Bagsumda Polres Metro Jakarta barat, diangkat jabatannya menjadi Anaus Kebijakan Pertama Polres Metro Bekasi.
33. Kompol Sugijati, sebelumnya Kanit 3 Satpamwal Ditlantas Polda Metro Jaya, diangkat jabatan baru sebagai Kasubbag Pers Bagsumda Polres Metro Jakarta Barat.
34. Kompol Agung Wuryanto, sebelumnya Kasatlantas Polresta Bandara Soetta, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 3 Satpamwal Ditlantas Polda Metro Jaya.

35. AKP Argadija, sebelumnya Kanit 15 Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, diangkat menjadi PS Kasatlantas Polresta Bandara Soetta.
36. AKP Dicky Dwi Priambudi Arief Sutarman, sebelumnya Panit 1 Unit 3 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya, diangkat menjadi Kanit 15 Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya.
37. Iptu Suprapto, Pamin 15 Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit Lantas Polsek Tanjung Duren Satlantas Polres Metro Jakarta Barat.
38. Ipda Erik Alfianto, Panit 23 Satgatur Ditlantas Polda Metro Jaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Pamin 15 Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya. (IPA)


Halaman 1 dari 186