Thursday, February 21, 2019

Iklan Banner Atas

Asrama Klub Sepakbola Dilalap Api, 10 Pemain Muda Tewas Terbakar

Rate this item
(0 votes)

BRASIL, AVANEWSONLINE.COM, SABTU (09/02/2019): Asrama  pusat pelatihan remaja milik salah satu klub sepakbola terbesar Brasil hangus dilalap api, akibatnya 10 pemain muda meninggal dalam kondisi luka bakar yang serius. Para korban itu sedang mondok di Ninho de Urubu, tempat latihan klub sepakbola Flamengo di Rio de Janeiro.

Pesebak bola remaja lainnya juga terluka,  bahkan satu diantara mereka mengalami luka serius dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan khusus. Pihak berwenang telah memulai penyelidikan atas penyebab kebakaran.

Salah seorang pemain mengatakan percikan api muncul dari penyejuk udara (AC) di dalam kamarnya. “AC itu terbakar dan saya lari keluar,” kata Felipe Cardoso, pemain dalam tim U-17. “Puji Tuhan saya berhasil melarikan diri dan saya masih hidup.”

Flamengo adalah salah satu klub terbesar di Brazil dan yang paling terkenal secara internasional. Mereka bermain di liga teratas Brazil, Campeonato Brasileiro Série A, dengan kedudukan mereka di peringkat dua pada musim lalu. Mantan pemain klub tersebut yang paling tersohor antara lain peraih Piala Dunia Ronaldinho, Bebeto, dan Romario.

Presiden club Rodolfo Landim mengatakan kepada wartawan bahwa ini adalah “tanpa diragukan lagi, tragedi terburuk yang pernah dialami klub” dalam riwayatnya selama 123 tahun. “Hal terpenting bagi kami sekarang adalah berusaha meminimalkan rasa sakit dan penderitaan para keluarga”.

Media lokal telah menerbitkan nama-nama korban, yang semuanya berusia antara 14 dan 16 tahun. Menurut portal berita G1, api dimulai pada pukul 05:10 waktu setempat (14:10 WIB) dan berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian.

Petugas pemadam kebakaran Letkol Douglas Henaut mengatakan kepada wartawan bahwa tim penyelamat berhasil mengamankan korban di luar bangunan, tapi “kami hanya menemukan jasad di dalam. Tempat itu sepenuhnya dilalap api,” kata Henaut.

Area sekitar asrama dilanda badai hebat dan hujan deras dalam beberapa hari terakhir dan kondisi cuaca tersebut mungkin mengakibatkan fasilitas tanpa air dan listrik ketika kebakaran terjadi, lapor G1. Laporan media lokal mengatakan kebakaran terjadi di bagian bangunan asrama yang lebih tua dan telah dijadwalkan untuk dirobohkan. (NNG)

Read 11 times