Iklan Banner Atas
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan memberi keterangan wartawan Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan memberi keterangan wartawan

Polda Jatim Ungkap Ribuan Foto Artis Prostitusi Online

Rate this item
(0 votes)

SURABAYA, JAVANEWSONLINE.COM, SABTU (26/01/2019): POLDA JATIM terus kembangkan prostitusi online. Perkembangan terbaru, kembali membeberkan sejumlah barang bukti berupa ribuan foto dan video artis maupun model, yang diduga terlibat dalam jaringan kasus bisnis prostitusi online.

"Ribuan foto jaringan itu semua adalah sebagai barang bukti, yang ditemukan dalam galeri handphone milik para muncikari yang sudah tertangkap.  Di mana oknum artis itu diduga merupakan jaringan milik muncikari S," tutur Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan  di Mapolda Jatim, Jumat (25/1/2019).

Menurut dia, ribuan foto milik mucikari S tersebut terintegrasi dengan ketiga muncikari lainnya yang sudah ditahan. "Masing-masing muncikari punya, namun yang paling besar adalah muncikari S," kata Luki.

Dia menegaskan, foto dan video yang sudah diambil itu nantinya akan diidentifikasi oleh penyidik. "Dalam foto itu ada harganya," ujarnya.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan mengatakan, tim digital forensik saat ini masih memilah sebanyak 20 ribu data dari masing-masing handphone milik empat tersangka muncikari prostitusi artis.

Dari hasil sementara itu pihaknya juga menemukan barang bukti seribu lebih foto artis dan model yang diduga terlibat jaringan prostitusi. "Dokumen gambar dan video itu didapat dari tersangka mucikari S," tutur Yusep di Mapolda Jatim, Kamis (24/1/2019).

Yusep menjelaskan, sebanyak seribu lebih gambar itu meliputi foto file asli dan screenshot dari sederet artis yang ditemukan di handphone muncikari S. Namun, pihaknya masih memastikan dari mana asal foto tersebut. "Mengenai foto screenshot atau lainnya didapatkan dari mana, kami objektif dari medsos atau dari pihak ke pihak itu masih diselidiki," kata Yusep.

Yusep menegaskan, pihaknya memastikan bakal ada banyak data digital forensik dari empat tersangka muncikari mengenai transmisi maupun visual yang diduga disebarkan ke user atau pengguna prostitusi.

"Penyidikan mengarah pada keterkaitan data digital foto dan video dari empat tersangka muncikari maupun penghubung itu apabila masuk dalam periode 2017 sampai 2018, maka patut diduga prostitusi online," ujar Yusep. (IPE)

Read 35 times Last modified on Januari 26 2019